Aspal Bukan Kuburan

Minggu pagi (01/03) yang biasanya oleh sebagian orang digunakan untuk berlibur, oleh para pegiat keselamatan jalan, Road Safety Association (RSA) Indonesia dimanfaatkan untuk melakukan syiar keselamatan jalan di kawasan Cikarang, Bekasi.

Syiar kali ini berlangsung di salah satu perusahaan yang memproduksi komponen kelistrikan untuk kendaraan bermotor, PT. Mitsubishi Electric Automotive Indonesia (PT. MEAINA).

Peserta yang sebagian besar merupakan anggota Commet Rider, komunitas pesepeda motor yang dinaungi PT. MEAINA ini nampak antusias menyimak pemaparan materi yang disampaikan oleh RSA Indonesia yang kali ini dipunggawai Ivan Virnanda (Ketua Umum), Ahmad Haryanto (Kepala Divisi Kegiatan), Bayu Novri (Kepala Divisi Litbang), Rahmat Dito (Bendahara) dan saya sendiri selaku Badan Pengawas.

Tema “Aspal Bukan Kuburan” yang diangkat Commet Rider dan PT. MEAINA menjadi sejalan dengan materi Road Safety Awareness yang RSA Indonesia sampaikan karena seperti kita tahu jalanan negeri kita tercinta ini menyimpan kisah kelam dimana tiap harinya 70-an nyawa anak bangsa hilang sia-sia.

“Bagaimana tips berkendara yang aman dan selamat buat para pesepeda motor?” tanya salah seorang peserta. “Selalu ingat bahwa saat kita akan pergi dan pulang kerja dengan berkendara kita meninggalkan keluarga di rumah. Mereka selalu menunggu kita tiba dengan selamat di rumah. Selalu mengingat mereka menjadi kunci agar kita selalu berkendara aman dan selamat,”ujar Ivan menjawab pertanyaan tersebut.
“Selain itu juga terapkan segitiga RSA, Rules, Skills dan Attitude secara total dan berulang-ulang saat kita berkendara,”tambah Ivan.

Materi dalam ruangan yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut berjalan hangat tersebut diselingi beberapa pertanyaan dan berbagi pengalaman berkendara dari para peserta.

Oh ya, materi dalam ruangan ini digelar di Telaga Seafood, salah satu pusat kuliner di kawasan Lippo Cikarang.

Usai materi dalam ruangan, kami beranjak kembali ke PT. MEAINA di kawasan Hyundai Businees Center, Cikarang Selatan untuk melanjutkan materi luar ruangan.
Pada sesi ini disampaikan materi persiapan dan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan. Materi TCLOCS menjadi isu utama pada pembahasan kali ini karena hal yang juga penting ini masih sering dilupakan oleh para pengendara.

Setelahnya juga dilakukan sesi praktik mengenai teknik pengereman yang benar dan aman oleh Rahmat Dito. Pada sesi ini peserta disuguhkan mengenai cara-cara pengereman dan dijelaskan juga dari aspek keamanan dan keselamatannya.

Karena sangat antusiasnya peserta, tidak terasa saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 17.00. Syiar kali ini ditutup dengan penempelan stiker keselamatan jalan secara simbolis oleh Pembina Commet Rider, Karelika dan Ketua Umum RSA Indonesia, Ivan Virnanda.

Semoga syiar kali ini berfaedah. Selalu berkendara aman dan selamat karena aspal bukan kuburan. (luckysubiakto)

View on Path

CFD Thamrin Diwarnai Street Dakwah @ITJJakarta_

Car Free Day di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat Ahad pagi (01/03) menjadi lebih berwarna dengan kehadiran troops #IndonesiaTanpaJIL chapter Jakarta atau dikenal dengan @ITJJakarta_ .

Untuk kedua kalinya dengan mengusung konsep Street Dakwah, troops berinteraksi langsung dengan khalayak yang melintas. Sama seperti gelaran Street Dakwah sebelumnya, isu yang diangkat adalah “How SEPILIS are you?” Seperti kita tahu, Sepilis adalah kependekan dari Sekulerisme, pluralisme dan liberalisme. Tiga virus yang dibawa Jaringan Islam Liberal untuk merusak aqidah para generasi muda Islam di Indonesia.

Street dakwah menjadi lebih keren karena ITJJakarta menggunakan aplikasi android yang berisi pertanyaan seputar bahaya virus Sepilis. Dari jawaban yang ada dihasilkan skor apakah responden telah tertular virus Sepilis atau tidak.

Tak terasa saking antusiasnya warga yang mengikuti acara ini, waktu CFD pun berakhir. Banyak yang memuji gaya dakwah seperti ini. Mereka pun meminta agar dibuat lagi pada CFD berikutnya. (LJS)

View on Path