Berkendara, Pekerjaan Berbahaya.
Tanpa kita sadari, sebenarnya berkendara adalah pekerjaan yang berbahaya. Berkendara memiliki dua risiko, ditabrak dan menabrak.

Sebagai pekerjaan berbahaya maka dibutuhkan aturan untuk mengatur para pelaku berkendara (pengendara). Juga diberlakukan aturan terhadap alat yang digunakan untuk berkendara (kendaraan).

Bahkan negara memberikan “mandat khusus” kepada para pengendara dalam wujud Surat Izin Mengemudi.

Sudah selayaknya sebagai pemegang mandat negara, maka para pengendara mesti menjadi pengendara yang bertanggung jawab.

Lalu bagaimana caranya menjadi pengendara yang bertanggung jawab?

Rekan-rekan Road Safety Association (RSA) Indonesia mempunyai jawabannya. Mereka menawarkan konsep #SegitigaRSA yang terdiri dari: RULES, sebagai pengendara selayaknya sudah memahami dan mematuhi aturan yang berlaku. Kemudian SKILL, pengendara mesti memiliki keterampilan berkendara yang mencukupi dan ATTITUDE, memiliki perilaku santun, toleran dan sudi berbagi ruas jalan kepada sesama pengguna jalan.

Tiga hal di atas jika dijalankan secara terus menerus saat berkendara bukan mustahil ‘celah’ selamat tiba di tujuan yang ‘terjepit’ diantara dua risiko berkendara seperti tersebut di atas dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pengendara. (luckysubiakto) – at Republik Indonesia

View on Path

Acara hitam putih kemarin
INDONESIA Hebat…
Di Tangerang ada ilmuwan pencipta alat pembasmi Kanker payudara dan otak namanya Warsito P. Taruno.
Beliau peneliti Indonesia yg berkarir di Shizuoka University , Jepang. Kantornya di CTECH LABS (Center for Tomography Research Laboratory) Edward Technology yg bergerak di bidang teknologi penemuan di Tangerang.
Warsito telah membuktikan keampuhan alat ciptaannya kpd kakak perempuannya Suwarni yg menderita kanker payudara Stadium IV selama sebulan.
Alat tsb bernama breast cancer electro capacity theraphy, bentuknya dibuat mirip penutup dada yg mengandung aliran listrik statis dibagian dada.
Dipakai selama 24 jam.
Pada Minggu ke-1, terlihat efek samping dari alat itu, namun efek itu tidak sampai menyiksa seperti proses kemoterappi.
Hanya keringat penderita yg menggunakan alat tsb berlendir & sangat bau. Urine & fasessnya (kotoran) pun berbau lebih busuk.
Itu berarti menandakan bahwa sel kankernya tengah dikeluarkan. Bau busuk berasal dari sel kanker yg sudah mati & dikeluarkan melalui keringat,urine & fases tapi sipenderita tidak merasakan sakit, hanya gerah.
Temuan Warsito itu ternyata berhasil. Dalam waktu sebulan setelah pemakaian, hasil test lab menyatakan bahwa kakaknya telah negatif kanker.
Sebulan kemudian kakaknya dinyatakan bersih dari sel kanker. Warsito sdh pernah mengisi acara Kick Andy.
Alamat :
Klinik Riset Kanker EDWAR TECHNOLOGY:
Jl. Jalur Sutera Kav. Spectra 23C No. 10-12 Alam Sutera Tangerang 15235
Telp. 021-29314861 (hunting) Fax. 021-29314880
http://drwarsito.wordpress.com/
Ayoooo.. bantu broadcast, biar mereka yg memerlukan bisa sembuh.
Info lengkap silahkan search google “Warsito P. Taruno”
1x broadcast mungkin bisa menyelamatkan nyawa orang. – with Teuku W

View on Path