Apa arti privateer?

sering kita mendengar istilah privateer, terutama di dunia klub / komunitas, pertanyaannya apa arti sebenarnya dari privateer ?

setelah tanya sana sini, didapat beberapa pendapat :

Penjatian diri sbg “Privateer” biasanya dimaksudkan adalah akan sikap dirinya yg tidak terikat pada sebuah kelompok tertentu, sehingga bebas berpihak atau tidak berpihak kepada kelompok mana aja. Privateer kalo diindonesiakan bisa disebut sbg partikelir.

Kali penyebutan kelompok “independent” adalah kelompok yg tidak (mau) ada dibawah naungan atau berkoordinasi dng kelompok lainnya.

Its (just) my opinion. (Boykhe)

—————

ehmmm ini kan masalah bahasa…. privater= berasal dari kata private = solo riding= solo organize…. atau pengendara pribadi yang tidak mempunyai suatu bentuk organisasi… ( CMIIW ) ini sudah lama banget istilah ini …. apa bener?? ga usah di perdebatkan..
seperti kata… penumpang roda dua = istilah bonceng= menjadi boncenger………
seperti kata pengendara roda dua itu biker atau rider……. ( asalnya rider adalah untuk istilah penunggang KUDA ) dan biker adalh pengendara sepeda….. dari kata BIKE….. hhahhaha
adakah masalah dengan privater??? saya rasa ga ada masalah……
 
dan kata SOWAN.. itu kan dari kata berkunjung ( jawa) tapi dari pelosok aceh sampai ujung irian dikalangan clubers.. ini sudah seperti dibakukan…. hahahahahha…. ok kan…? (Agus)

——————

IMHO privateer itu biker yang gak terikat klub/komunitas
biasanya seruntulan di jalan? belum tentu, banyak privateer yang lebih melek SR
meskipun secara statistik data privateer sruntulan lebih banyak daripada privateer sopan. (Benny)

ada pertanyaan selanjutnya :

bisa ga kalo seseorang yg udah ikutan klub/komunitas terus kemudian menjadi privateer?

Tidak. Karena begitu teken kontrak jadi anggota sebuah (atau beberapa buah) klub/kom maka dia sudah berkewajiban mematuhi segala ketentuan yg ada dalam klub(s)/kom(s) tersebut, termasuk didalamnya adalah akan loyalitasnya.

Memasuki sebuah organisasi/lembaga/institusi maka scr tdk langsung sudah membuat pagar2 aturan yg kudu ditaati.

Contoh kecil aja. Kita beli motor. Scr tidak langsung sudah memasuki/teken kontrak kpd lembaga kepolisian+pemda. Makanya lo kudu punya sim, taat lalu lintas dan bayar pajak.

Contoh lain: Lo menikah, masuk lembaga perkawinan. Masak lo gak berpihak kpd istri lo. Malah istri tetangga yg lo kasih nafkah lahir dan bathin.

Makanya jadi privateer (baca bujangan) aja. (Siapa tau) boleh ngasih nafkah pacar/istri orang lain. (Boykhe)

—————–

ga tau kenapa tuh kata privateer nemplok dipikiran gw sampe akhirnya mendeklarasikan diri menjadi Privateer on Board. Setuju dengan para om-om di sini yang mengartikan privateer sebagai sesuatu yang tidak terikat. gw berani menggunakan kata privateer setelah melepas segala atribut komunitas yg gw ikuti. Kenapa ? karena ternyata gw masih belum bisa sopan di jalan. masih suka ngebut, nyelip-nyelip, nampol spion angkot, nabrakin motor yg nyalip gw dari trotoar dan masih banyak deh.. gw ga enak aja dengan kelakuan gw seperti itu dimotor masih terpampang stiker komunitas. Jadi setelah bener2 bersih, gw mencamkan diri gw sendiri kalo semua yg gw lakukan di jalan raya adalah murni diri gw, semua yang gw lakukan buat gw sendri, bukan buat komunitas, baik itu tertib lalu lintas ataupun style slonong boy gw…(Ochep)

——————-

siapa yang bisa ngelarang?????
bebas aja…..
coba tunjukan hukumnya……
club atau comunitas…atau asosiasi atau apaupn itu kan dasarnya sama…….
 
saat saya riding sendiri saya adalah pribadi yang bebas,,,,
kenapa? saya punya kehidupan privasi yang masing2 angota organisasi saya saling menghormatinya….
 
kalo masalah tertib aturan lalu lintas dll….. tanpa masuk dalam sebuah organisasi… ya sudah seharusnya…..!!!
karena..saat berbaur di jalan…. kita adalah sebuah individu yang menjadi satu seperjuangan di jalan raya tidak memandang dari mana asal motornya apa??? 
 jawaban dari saya…… BISA…!!! dan BISA BANGET (Agus)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s