Tergoda ‘Sexy’ Isu Road Safety

Tatkala membahas road safety tentu akan terkuak sumber daya yang begitu luar biasa. Road safety menjadi lampu pijar dalam kegelapan dan laron-laron berkerumun mendekatinya. Laron itu mantan rayap dan akan menghasilkan rayap-rayap baru. Dalam terang lampu, para laron rela mematahkan sayapnya kembali berlarian di tanah dan membangun kroni rayap baru.

Demikian halnya laron-laron yang mengerubungi road safety, ia rela memotong motong bagiannya bahkan mungkin mampu mengawal anggarannya yang nantinya akan dijadikan bancakan berikutnya? Entahlah mengapa road safety secara hakiki tidaklah dicintai. Ibarat putri ketulusan hatinya tidak membuat haru pengagumnya. Semua hanya bernafsu pada anggarannya dan berbagai program-program pengadaannya. Esensi dari road safety bisa saja diabaikan. Tak lagi penting hati dan rasa tatkala semua bernafsu kebinatangan menjarah memperkosanya.
Baca lebih lanjut

Iklan

Membangun Peradaban lewat Penegakan Hukum

Oleh: Brigjen Pol DR Chryshnanda Dwilaksana*
*Direktur Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas (Dirkamsel Korlantas) Mabes Polri

Jakarta – Banyak kalangan yang menjadikan tertib bagi pengguna jalan adalah dengan penegakkan hukum, hukuman berat akan menjadikan jera. Benarkah demikian? Bisa saja benar bisa saja salah. Benar orang patuh karena takut. Salahnya apakah peradaban dibangun dengan ketakutan.

Para penegak hukum seringkali mengutamakan dan memfokuskan pada ancaman hukuman. Kontroversial penjabaran pasal 106 UU tahun 2009 tentang LLAJ yang di viralkan menjadi suatu issue yang seolah menakutkan dan berbagai kalangan minta klarifikasi atas pelarangan merokok dan mendengarkan musik saat berkendara. Hukum dan konsekuensinya dengan kewenangan kewajiban dan hukuman ini yang ditonjolkan. Penjabaran dan pemaknaan atas mengganggu konsentrasi dijabarkan dengan analogi-analogi yang menjadi kebiasaan para pengemudi. Terjadilah kontroversial dan mempertanyakan mengapa begini mengapa begitu dst.

Baca lebih lanjut

Polemik Merokok dan Dengarkan Musik Ganggu Konsentrasi Berkendara

Jakarta – Pro kontra muncul di masyarakat pasca pernyataan pihak kepolisian yang mengatakan bahwa aktifitas merokok yang dilakukan ketika berkendara dapat dikenai sanksi hukum.

Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kebiasaan merokok merupakan bentuk pelanggaran aturan yang ancaman hukumannya tak main-main.

“Merokok, mendengarkan radio atau musik atau televisi (untuk pengguna roda empat) melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 junto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Budiyanto dikutip Kompas.com, Kamis (1/3).

Tak hanya itu, mengoperasikan ponsel dan terpengaruh minuman beralkohol saat berkendara pun termasuk pelanggaran UU tentang lalu lintas.

Baca lebih lanjut

Bilang sama Dilan, yang Berat Itu Bukan Rindu tapi Kecelakaan

Jakarta – Maraknya kecelakaan lalu lintas jalan yang terjadi di jalan raya dinilai lantaran masyarakat belum memiliki budaya berlalu lintas yang baik dan benar.

Hal tersebut disampaikan Badan Kehormatan Road Safety Association (RSA) Indonesia, Rio Octaviano, dalam sebuah diskusi pada Acara Festival BTPN Club 2018 yang digelar Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/1).
Baca lebih lanjut

Terima Audiensi, Menhub Ajak RSA Indonesia Berkolaborasi

Jakarta – Road Safety Association (RSA) Indonesia memiliki kesempatan bertemu dengan untuk melakukan audiensi dengan salah satu stakeholder keselamatan jalan di Indonesia, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Pertemuan berlangsung di Gedung Kemenhub, Jln Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menerima langsung tim RSA Indonesia yang diwakili Badan Kehormatan Rio Octaviano, Badan Pengawas Lucky Junan Subiakto, Ketua Umum Ivan Virnanda dan dua anggota Divisi Kegiatan Citra Ayu Lestari dan Edwin Ramdan. Dalam pertemuan itu, Menhub didampingi Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi, Direktur Keselamatan Transportasi Darat Yani dan Staf Ahli Keselamatan Cris Nanto.

Baca lebih lanjut