HANYA ADA SATU YANG TETAP DALAM PERUBAHAN, YAITU PERUBAHAN ITU SENDIRI

Bergerak adalah tanda utama dari kehidupan (Al harokatu `alamatul hayaah). Bumi, matahari, bulan, dan bintang semuanya bergerak teratur dalam garis edarnya. Awan di angkasa, gelombang di samudra, angin di celah lembah begerak seirama putaran semesta. Binatang di hutan, ikan di lautan dan burung di angkasa bergerak dalam lingkaran takdirnya. Bahkan gunung yang kita sangka diam pun ternyata bergerak laksana bergeraknya awan, demikian kata Allah dalam QS An-Naml ayat 88.

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka Dia tetap di tempatnya, Padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan “ (QS An-Naml : 88)

Berhenti Bergerak Berarti Mati !
Bergerak sama artinya dengan berubah. Berubah dari satu putaran ke putaran yang lain, berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, berubah dari satu posisi ke posisi yang lain, berubah dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Semua berubah kecuali perubahan itu sendiri. Wa tilkal ayyaam nudaawiluha bainannaas, dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia, demikian kata Allah dalam QS Ali Imran ayat 140.

Enggan Berubah Berarti Menunggu Mati !
Perubahan adalah salah satu rahasia di balik kekuatan alam yang maha dahsyat. Ledakan bom nuklir dan aliran jutaan mega watt listrik adalah salah satu diantara rahasia kekuatan energi alam yang berhasil dibuat oleh manusia karena memahami perubahan energi, yang berawal dari penemuan hukum bahwa energi tidak bisa diciptakan dan dimusnahkan, hanya bisa diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain.

Perubahan adalah pangkal dari perbaikan nasib. Nasib yang sudah ditetapkan untuk kita bisa dirubah dengan melakukan perubahan. Allah Sang Pemilik Perubahan telah menetapkan hukum perubahan kepada perubahan itu sendiri.

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ” (QS Ar-Ra’d : 11)

Jadi sebenarnya kita tidak bisa melawan perubahan, karena perubahan itu sendiri lebih kuat dari tenaga kita dan lebih panjang usianya dari usia kita. Maka langkah cerdas yang bisa kita lakukan adalah memanage perubahan. We cannot direct the wind but we can adjust our sails, demikian sebuah kata bijak mengatakan.

Kita sekarang berada dalam empat zaman yang terjadi secara bersamaan: zaman globalisasi ekonomi, zaman teknologi informasi, zaman strategic quality management, dan zaman revolusi manajemen.
Dari pengalaman umat manusia di masa lalu, dalam mengalami satu zaman saja, misalnya Revolusi Industri, dampak perubahan zaman terhadap kehidupan masyarakat sudah tidak terperikan dahsyatnya. Dapat kita bayangkan bagaimana dahsyatnya perubahan zaman terhadap kehidupan yang sekarang sedang dialami oleh masyarakat dengan terjadinya sekaligus empat zaman. Maka kita dituntut untuk selalu meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi mengikuti irama perubahan yang konstan, pesat, serentak, radikal dan pervasif (Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen, Mulyadi & Johny Setyawan, Aditya Media, Yogyakarta, 1999)

Contoh masyarakat yang tidak siap dengan perubahan adalah Bani Israil pasca kepemimpinan Musa AS, mereka tidak siap dengan perubahan struktural ketika terjadi suksesi kepemimpinan karena orang yang diangkat menjadi pimpinan mereka adalah orang baru di luar perhitungan mereka sebelumnya.

“Nabi mereka mengatakan kepada mereka ” Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu “. Mereka menjawab : bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang banyak ? (Nabi mereka) berkata : Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa “.
Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui ” (QS Al Baqarah : 247). (Yogi Safril)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s