Berkendara, Pekerjaan Berbahaya.
Tanpa kita sadari, sebenarnya berkendara adalah pekerjaan yang berbahaya. Berkendara memiliki dua risiko, ditabrak dan menabrak.

Sebagai pekerjaan berbahaya maka dibutuhkan aturan untuk mengatur para pelaku berkendara (pengendara). Juga diberlakukan aturan terhadap alat yang digunakan untuk berkendara (kendaraan).

Bahkan negara memberikan “mandat khusus” kepada para pengendara dalam wujud Surat Izin Mengemudi.

Sudah selayaknya sebagai pemegang mandat negara, maka para pengendara mesti menjadi pengendara yang bertanggung jawab.

Lalu bagaimana caranya menjadi pengendara yang bertanggung jawab?

Rekan-rekan Road Safety Association (RSA) Indonesia mempunyai jawabannya. Mereka menawarkan konsep #SegitigaRSA yang terdiri dari: RULES, sebagai pengendara selayaknya sudah memahami dan mematuhi aturan yang berlaku. Kemudian SKILL, pengendara mesti memiliki keterampilan berkendara yang mencukupi dan ATTITUDE, memiliki perilaku santun, toleran dan sudi berbagi ruas jalan kepada sesama pengguna jalan.

Tiga hal di atas jika dijalankan secara terus menerus saat berkendara bukan mustahil ‘celah’ selamat tiba di tujuan yang ‘terjepit’ diantara dua risiko berkendara seperti tersebut di atas dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pengendara. (luckysubiakto) – at Republik Indonesia

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s