‘Sore-Sore’ Bincang Road Safety di I Radio

foto iradioPERBINCANGAN bergulir cukup hangat. Sandy dan Kieky dua orang penyiar I Radio Jakarta memandu dengan apik. Dari RSA hadir Lucky (Sekjen), Nursal (Kadiv. Litbang), Ivan (Kadiv. Kegiatan), Yudhi dan Dito (Div. Keuangan). Kami larut dalam pembahasan bertajuk komunitas dan road safety di acara ‘Sore-Sore’ I Radio 89,6 FM, Rabu (17/7/2013) petang.

Acara yang dikemas bincang santai namun sarat pengetahuan tersebut mengulas seputar keselamatan jalan, peran RSA selama ini dan juga kondisi berlalu lintas di kota Jakarta. Tak lupa membincangkan juga tentang perjalanan mudik menjelang lebaran nanti.

“Apa itu RSA dan sudah melakukan apa saja selama ini?” Tanya Sandy mengawali perbincangan petang itu. Lucky, Sekjen RSA menjawab RSA adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang peduli keselamatan berkendara. Embrio RSA diawali dari Forum Safety Riding Jakarta di 2005 kemudian bermetamorfosa di 2007 menjadi Road Safety Association dan kemudian di 2009 RSA resmi menjadi LSM. Jejak RSA selama ini adalah melalukan edukasi kepada seluruh pengguna jalan akan pentingnya keselamatan di jalan.

“Mengapa dibentuk RSA? Apa yang mendasari terbentuknya RSA?” Lanjut Kieky di perbincangan petang itu. RSA lahir dari keprihatinan akan tingginya angka kecelakaan. Masih rendahnya kesadaran akan keselamatan berkendara dan masih lemahnya penegakan hukum lalu lintas jalan.

Dalam kesempatan berikutnya, Nursal menyoroti permasalahan kesadaran akan keselamatan berkendara yang menurut RSA ada 3 faktor: Tidak Tahu, Tidak Terampil dan Tidak Peduli.

“Ketidaktahuan pengguna jalan jadi salah satu penyebab masalah berlalu lintas, belum lagi jika pengendara tidak terampil dalam berkendara, ditambah dengan ketidakpedulian pengguna jalan akan pentingnya keselamatan” Jelas Nursal.

“Di RSA, kita berpegang pada segitiga RSA, Rules, Skill dan Attitude. Rules dalam arti memahami peraturan lalu lintas. Skill, memiliki keterampilan berkendara yang cukup dan Attitude, menjadi pengguna jalan yang berperilaku santun dan elegan”, Tambah Ivan.

Oh ya, dialog juga melibatkan pendengar I Radio, salah satunya Rio, yang bertanya melalui SMS, bagaimana sikap RSA terhadap layanan pesan antar rumah makan siap saji yang sering ditemukan karyawannya berkendara secara ugal-ugalan?

“Perlu adanya Manajemen Keselamatan dari perusahaan rumah makan siap saji tersebut, misal dengan menambah waktu target antaran atau memperkecil area pelayanan,” Sergah Dito.

Selanjutnya, perjalanan mudik juga menjadi bahasan petang itu. “Bagaimana sikap RSA terhadap fenomena mudik dengan sepeda motor?”, Tanya Sandy.
Berkendara termasuk dengan sepeda motor termasuk hak asasi. RSA tidak bisa melarangnya, yang kita lakukan adalah terus melakukan edukasi akan pentingnya keselamatan.

“Sepeda motor hanya maksimal dimuati dua orang saja. Sepeda motor juga tidak dirancang untuk perjalanan jauh seperti mudik,” Ujar Yudhi.

“Mudik dengan sepeda motor merupakan akibat dari tidak tersedianya transportasi publik yang aman, nyaman dan selamat. Maka dari itu kita selalu menyuarakan hal tersebut kepada Pemerintah”, Tambah Dito.

“Esensi berkendara adalah selamat di tujuan. Esensi perjalanan mudik adalah perjalanan silaturahim, perjalanan suka cita bukan perjalanan duka cita. Jangan memaksakan diri jika sudah merasa lelah, dua jam adalah batas maksimal berkendara,” Kata Lucky.

Sekitar satu jam berbincang dalam ‘Sore-Sore’memberi warna lain kampanye RSA untuk keselamatan di jalan. Sandy dan Kieky pun menutup siaran persis menjelang pukul 20.00 WIB. Kami pun berpamitan meninggalkan studio yang terletak di Gedung Sarinah, lantai 8, Jln. MH. Thamrin Jakarta Pusat tersebut. (lucky subiakto)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s