Alkohol Penyebab Celakanya Olivia “Nissan Juke”?

Masih ingat kasus kecelakaan Nissan Juke yang merenggut nyawa gadis cantik, Olivia? Berita yang dilansir Detikcom Rabu 18 April 2012 , setidaknya memberikan jawaban apa pemicu sebenarnya kecelakaan tersebut yang berakibat tewasnya Olivia bersama mobilnya yang terbakar.

Berita yang dilansir sebagai berikut :

Jakarta Berdasarkan hasil uji laboratorium forensik yang dilakukan Polri dan MIPA Universitas Indonesia, Olivia Dewi (17) terbukti mengkonsumsi minuman beralkohol. Olivia dalam pengaruh alkohol saat mengemudikan Nissan Juke yang mengalami kecelakaan dan terbakar.

“Terdapat kandungan ethanol yang tinggi dalam tubuhnya,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Dwi Sigit, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/4/2012).

Dwi Sigit menjelaskan, ethanol yang terdapat dalam jasad Olvia yang hangus terbakar, berkisar 623 Mg. Normalnya, kadar ethanol dalam tubuh manusia berkisar 300 Mg.

“Dari hasil labfor dengan angka 623 Mg bisa pengaruhi konsentrasi pengemudi,” jelasnya.

Menurut dia, Olivia memacu Nissan Juke dengan kecepatan 70-80 km/jam saat menuju arah Bundaran Hotel Indonesia, Sabtu (10/3). Rem mobil milik model cantik ini dinyatakan masih berfungsi dengan baik.

“Kalau soal api, itu juga bisa berasal dari percikan antara besi dengan papan reklame,” imbuhnya.

Kecelakaan yang merenggut nyawa Olivia terjadi saat mobil yang dikendarai siswi sekolah Morning Star Academy (MSA) Jakarta ini melaju menuju arah Bundaran HI sekitar pukul 03.00 WIB. Mobil itu menabrak tiang reklame dan terbakar di depan Wisma Nugra Santana. (rvk/fdn)

Ya, memang mabuk saat berkendara sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas bagi si pengendara sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Karena dengan mabuknya seseorang maka daya konsentrasi seseorang akan menurun.

Jakarta punya catatan tersendiri mengenai kasus pengendara yang mabuk dan memicu kecelakaan lalu lintas jalan. Pada 2009, dari seluruh faktor manusia dalam memicu kecelakaan, faktor mabuk berkontribusi sekitar 0,17%. Tapi, setahun kemudian di 2010 melonjak menjadi sekitar 1,31%. Dahsyat, melonjak sekitar 790%.

Entah karena ketidaktahuan para pengemudi bahwa dalam kondisi mabuk amat berisiko memicu kecelakaan, atau karena para pengemudi tersebut nekat. Melonjaknya catatan tersebut boleh jadi baru permukaan gunung es. Artinya, kasus yang sesungguhnya di lapangan bisa lebih besar. Itu baru yang tercatat.

Mabuk bisa mengganggu konsentrasi saat berkendara. Karena itu, Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dalam pasal 106 ayat (1) menyebutkan bahwa

setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Penjelasan mengenai penuh konsentrasi di pasal itu merinci bahwa yang dimaksud dengan ”penuh konsentrasi” adalah setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan kendaraan.

Lazimnya sebuah aturan, seabrek sanksi sudah menanti. Coba saja lihat pasal 283, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Tulisan ini bukan bermaksud untuk menyudutkan korban kecelakaan Nissan Juke tersebut, namun lebih kepada mengingatkan kepada sesama pengguna jalan khususnya pengendara jangan coba-coba mabuk saat berkendara. Sedikit saja konsentrasi berkendara anda berkurang maka nyawa menjadi taruhannya. (lucky)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s