Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2009

Posted on June 29, 2009. Filed under: Road Safety |

RSA: Stop Pemiskinan di Jalan Raya

Jakarta, 25 Juni – Road Safety Association (RSA) menyerukan agar pemerintah dan segenap instansi terkait, seperti Kepolisian RI, tak henti mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan. Kecelakaan di jalan menimbulan kerugian finansial dan memicu kemiskinan akibat hilangnya sumber ekonomi keluarga. Langkah pemerintah mencanangkan program Pekan Nasional Keselamatan Jalan (PNKJ) 2009, di Jakarta, Rabu (24/6), barulah langkah awal untuk terus menggelorakan budaya keselamatan berkendara di jalan. “Hal paling penting setelah seremonial PNKJ adalah langkah konkret apa yang akan kita lakukan untuk penyebarluasan road safety,” ujar Rio Octaviano, ketua RSA, di Jakarta, Kamis (25/6). Menurut Rio, peran pemerintah seperti Departemen Perhubungan (Dephub), Polri maupun Departemen Pekerjaan Umum, amat penting untuk mengikis angka-angka kecelakaan di jalan. ”Kecelakaan bisa menyebabkan pemiskinan masyarakat,” tegas Rio. Ia menjelaskan, dari data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), 65% korban kecelakaan terkena imbas finansial. ”Misalnya saja yang menjadi korban kecelakaan adalah seorang suami tiang ekonomi keluarga, maka jika korban sampai meninggal, hilanglah sudah sumber keuangan keluarga,” papar dia. Karena itu, kata Rio, sudah saatnya kita semua menyerukan gerakan berkendara yang aman dan selamat. ”Setop pemiskinan dari jalan raya,” seru Rio.

Mengutip data pemerintah, tahun lalu korban kecelakaan mencapai sekitar 18 ribu orang dan tahun ini, sebagaimana dilansir Menhub Jusman Syafii Djamal, korban kecelakaan bisa mencapai 19 ribu orang. Mengerikan. RSA merespons positif ajakan Ketua Global Road Safety Partnership (GRSP) Indonesia Giri Suseno saat memberikan laporan dalam pencanangan PNKJ 2009. ”Komunitas bikers (roda dua) dan komunitas pengguna kendaraan roda empat telah membentuk Road Safety Association (RSA). Mereka juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang membentuk tercapainya keselamatan di jalan,” tutur Giri yang juga mantan Menhub itu. Ia mengajak RSA untuk bersama-sama mengkampanyekan road safety ke tingkat RT/RW. ”Bagi kami yang berbasis grassroot, program road safety ke RT/RW adalah aktifitas sehari-hari,” papar Rio.

RSA juga menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh segala sesuatu yang kurang berkenan di hati para peserta, dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh rekan yang perduli dengan keselamatan lalu lintas darat ini. Semoga ini semua menjadikan pergerakan aman berkendara bisa lebih menggaung di nusantara tercinta, Indonesia. Sekilas RSA Road Safety Association (RSA) berdiri pada 2007 adalah lembaga swada masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang keselamatan berkendara di jalan. Organisasi yang semula bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) memiliki ratusan simpatisan dan relawan, termasuk puluhan komunitas sepeda motor dan komunitas pengendara mobil. RSA berbasis di Jakarta, hingga kini mengkampanyekan road safety melalui pertemuan informal komunitas sepeda motor secara berkala satu bulan sekali, kemudian melalui event hari jadi komunitas motor, maupun program pelatihan ke sekolah menengah umum dan perusahaan-perusahaan yang peduli road safety. RSA bersifat nirlaba dan independen.

Make a Comment

Make a Comment: ( 2 so far )

blockquote and a tags work here.

2 Responses to “Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2009”

RSS Feed for L.U.C.K.Y Comments RSS Feed

bagus sekali, kampanye ini harus dijalankan. semoga dengan kegiatan ini, masyarakat bisa meningkatkan kesadaran yang tinggi atas isu seperti ini.

Betul sis setidaknya kampanye spt ini tdk mnjadi seremonial sesaat saja tp bs diterapkan pada keseharian kita di jalan…btw sis dari klub/komunitas mana yah


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...